Wednesday, December 17, 2008


pembela umat ISLAM!

BAKAL PENGGANTI..................................,!
Surat An-Nur: 30-31

"Katakanlah kepada orang-orang laki-laki yang beriman "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, apa yang mereka perbuat." "Katakanlah kepada wanita yang beriman :"Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka meukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung."
Batasan Aurat antara Pria dan Wanita

Sababun Nuzul

Ibnu Mardawaih meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib ra, ia berkata : Seorang sahabat pada masa Rasulullah Saw. berjalan di suatu jalan Madinah, lalu Ia melihat seorang wanita dan begitupun sebaliknya. Lalu setan membisikkan kepada keduanya dengan berapologi bahwa mereka tidak saling melihat kecuali hanya karena kagum semata.

Kejadian berikutnya, lelaki itu berjalan di pinggir dinding tanpa berkedip melihat wanita tersebut, akhirnya ia menabrak dinding itu dan patah tulangnya. Atas peristiwa yang menimpanya, lelaki itu berkata: "Demi Allah , aku tidak akan mengelap darah ini kecuali setelah menghadap Rasulullah Saw. dan mengajarkan kepadaku tentang hal ini." Maka ia mendatangi Rasulullah Saw dan menceritakan kejadian yang menimpa dirinya, Maka Nabi bersabda :"Ini balasan dari perbuatanmu dan turunlah ayat tersebut diatas."



Aspek Hukum dan Sosial

Ayat di atas menjelaskan tentang dua aspek kehidupan manusia, yaitu aspek sosial dan aspek hukum. Dalam aspek hukum, Allah Swt. menjelaskan tentang disyari'atkannya hijab, dan berbicara Tentang hal-hal lain yang berkaitan dengan seluk beluk wanita, mulai dari soal aurat, batasan yang boleh dilihat dan yang tidak boleh. Termasuk apakah wajah termasuk aurat yang berimplikasi diwajibkannya niqab (cadar) atau wajah tidak termasuk aurat sehingga tidak wajib niqab. Hal lain adalah tentang siapa saja yang boleh melihat, dan hukum melihat lawan jenis. Dalam aspek sosial, ayat ini berbicara tentang aturan hubungan lawan jenis dan akibat-akibat yang ditimbulkan jika aturan itu dilanggar.



Hukum Melihat Lawan Jenis

Dalam ayat ini Allah Swt. menjelaskan bahwa seorang Muslim atau Muslimah tidak boleh (haram) melihat lawan jenisnya yang bukan muhrim, kecuali orang-orang yang dikecualikan dalam ayat tersebut. Meskipun demikian melihat atau memandang dapat diperbolehkan (halal) jika pandangan tersebut hanya satu kali dan tidak disengaja, karena ketidaksengajaan merupakan perbuatan di luar kemauan manusia dan dilakukan tanpa kesadaran. Lain halnya jika pandangan pertama itu diikuti dengan pandangan yang berikutnya maka pandangan yang kedua itu pada dasarnya berasal dari setan dan akan menimbulkan fitnah. Sebagaimana sabda Rasulullah saw. kepada Ali ra :" Hai Ali, janganlah mengikuti setiap pandangan, sesungguhnya yang pertama itu (tidak sengaja) untukmu dan yang berikutnya dari setan."

Atas dasar itulah, maka tak aneh jika ayat di atas mewajibkan setiap mukimin dan mukminah untuk menundukkan pandangan sebagai solusi dari terbukanya pintu setan dan fitnah.



Aurat Wanita dan Pria

Ayat di atas juga menjelaskan bahwa setiap Muslim dan Muslimat hendaknya menjaga kemaluan mereka. Perintah menjaga kemaluan menunjukkan adanya perintah menutup aurat. Hukumnya sama dengan perintah menundukkan pandangan Ustadz Muhamad Ali Ash Shabuni mengatakan bahwa "Para Fuqaha sepakat wajibnya menutup aurat bagi setiap muslim dan Muslimat, akan tetapi mereka berbeda dalam menentukan batasannya." Lalu beliau menguraikanya sebagai berikut :



Aurat laki-laki bagi laki-laki

Menurut mayoritas ulama, batasan aurat laki-laki bagi laki -laki adalah antara pusar dan lutut, sebagaimana sabda Nabi Saw. Ketika duduk-duduk bersama para sahabatnya dan salah seorang sahabat ada yang terbuka pahanya lalu Rasulullah bersabda :"Yang aku tahu paha itu adalah aurat".

Dengan demikian maka seorang laki-laki dilarang melihat aurat laki-laki, sebagaimana sabda Nabi Saw: "Tidak boleh seorang laki-laki melihat aurat laki-laki yang lain, dan wanita melihat aurat wanita lainnya."



Aurat laki-laki bagi wanita

Muhammad Ali Ash Shabuni menggatakan bahwa aurat laki-laki bagi wanita ialah antara pusar dan lutut baik yang muhrim maupun yang tidak muhrim. Adapun bagi para istri maka tidak ada batasan aurat, sebagaimana Firman-Nya:". Kecuali bagi istri-istri mereka."



Aurat wanita bagi wanita

Aurat wanita bagi wanita batasannya sama dengan aurat laki-laki bagi Laki-laki, yaitu antara pusar dan lutut, dan boleh melihat selain dua tempat itu, kecuali dengan wanita kafir, kafir dzimmi atau wanita musyrik, para ulama berbeda pendapat, muara perbedaan itu terdapat pada penafsiran firman Allah Swt. Dalam surat ini : . Kelompok pertama, mereka berpendapat yang dimaksud dengan ialah wanita-wanita muslim/muslimah saja, adapun selain muslimah baik ia kafir, kafir dzimmi atau musyrik tidak boleh bagi wanita Muslimah untuk menampakkan sesuatu dari tubuhnya kecuali jika wanita kafir itu buta. Kelompok kedua mengatakan, dalam ayat ini tidak ada perbedaan antara wanita Muslim atau bukan muslim semuanya sama, makna di sana umum.

Sementara kelompok ketiga berbendapat, yang dimaksud dengan di sana ialah wanita-wanita khusus yang telah dekat, sudah kenal baik, tidak membedakan Muslim atau kafirnya, dan maksud dari ayat tersebut adalah wanita "asing" yang tidak dikenal akhlak, adat kebiasaan dan adabnya. Ibrahnya bukan karena perbedaan agama tetapi karena perbedaan akhlak.

Ustadz Muhammad Ali Ash Shabuni di akhir keterangannya setelah mengutip beberapa pendapat tadi mengatakan : Pendapat ini (yang terakhir) merupakan yang syarat akan kemuliaan, kalaulah para muslimah pada masa sekarang memegang teguh pendapat ini, niscaya akan mengurangi kebobrokan moral yang terjadi saat ini.



Aurat wanita bagi laki-laki

Asy-Syafi'iyyah dan Al Hanabilah berpendapat bahwa seluruh tubuh wanita adalah aurat termasuk kukunya, Imam Ahmad berkata:" Seluruh yang ada pada tubuh wanita adalah aurat termasuk kukunya". Sedangkan Imam Malik dan Imam Abu Hanifah berpendapat: "Seluruh tubuh wanita adalah aurat kecuali wajah dan telapak tangan."pendapat ini adalah pendapat jumhur ulama sebagimana yang dikatakan oleh DR. Yusuf al Qardhawi, dan permasalahan ini merupakan hal sudah diketahui sejak masa sahabat.

Dalil-dalil Imam Malik dan Abu Hanifah Imam Malik dan Abu Hanifah mengambil dalil firman Allah swt.

dalam ayat itu disebutkan tidak boleh menampakkan perhiasan mereka kecuali yang tampak, yaitu wajah dan telapak tangan. Said bin Jabir dalam menafirkan ayat ini berkata :"makna "kecuali yang tampak" ialah wajah dan telapak tangan, pendapat ini dikuatkan dengan sabda Nabi saw. Dari Aisyah ra. Ia berkata:"Sesungguhnya Asma bin Abi Bakar masuk ke kamar Rasulullah saw. sedang mengenakan pakaian tipis, maka Rasulullah memalingkan wajahnya seraya berkata :"Hai Asma sesungguhnya wanita jika telah berhaid, maka tidak boleh nampak darinya kecuali ini dan ini", sambil mengisyaratkan kepada wajah dan telapak tangan. Mereka juga menggunakan dalil aqli, yaitu dengan mengatakan: yang menunjukkan wajah dan telapak tangan bukan aurat ialah ketika shalat wanita menampakkan wajah dan telapak tangan padahal dalam shalat wajib menutup aurat, kalaulah wajah dan telapak tangan itu aurat pasti dalam shalat harus ditutup. Dan masih banyak lagi dalil-dalil yang lain.

Dalil Imam Syafi'I dan Imam Ahmad bin Hanbal dalam firman Allah ta'ala

ditegaskan tidak boleh bagi wanita menampakkan "zina" mereka, zina itu terbagi kepada dua bagian. Pertama, zina yang berasal penciptaan dan kedua, zina yang dapat dicapai oleh manusia. Yang pertama ialah wajah, karena asalnya adalah indah dan sumber fitnah, sedangkan yang kedua ialah yang dapat dicapai dengan mempercantik diri, seperti make up dan lain sebagainya. Dalam ayat itu haram bagi wanita menampakkan zinanya dan ia harus menutup seluruh perhiasan yang ada padanya, termasuk wajah dan telapak tangan. Wallahu a'lam.

NILAI TUDUNG WANITA

Nilai Tudung Wanita

Di sini kami ingin menyentuh tentang pemakaian tudung kaum wanita masa kini sebagai renungan bagi wanita Islam. Bila wanita menjaga auratnya dari pandangan lelaki bukan muhram, bukan sahaja dia menjaga maruah dirinya, malah maruah wanita mukmin keseluruhannya. Harga diri wanita terlalu mahal. Ini kerana syariat telah menetapkan supaya wanita berpakaian longgar dengan warna yang tidak menarik serta menutup seluruh badannya dari kepala hingga ke kaki.

Kalau dibuat perbandingan dari segi harta dunia seperti intan dan berlian, ianya dibungkus dengan rapi dan disimpan pula di dalam peti besi yang berkunci. Begitu juga diumpamakan dengan wanita, Kerana wanita yang bermaruah tidak akan mempamerkan tubuh badan di khalayak umum. Mereka masih boleh tampil di hadapan masyarakat bersesuaian dengan garisan syarak. Wanita tidak sepatutnya mengorbankan maruah dan dirinya semata-mata untuk mengejar pangkat, darjat, nama, harta dan kemewahan dunia.

Menyentuh berkenaan pakaian wanita, alhamdulillah sekarang telah ramai wanita yang menjaga auratnya, sekurang-kurangnya dengan memakai tudung. Dapat kita saksikan di sana sini wanita mula memakai tudung. Pemakaian tudung penutup aurat sudah melanda dari peringkat bawahan hingga kepada peringkat atasan. Samada dari golongan pelajar-pelajar sekolah hinggalah kepada pekerja-pekerja pejabat-pejabat.

Walaupun pelbagai gaya tudung diperaga dan dipakai, namun pemakaiannya masih tidak lengkap dan sempurna. Masih lagi menampakkan batang leher, dada dan sebagainya. Ada yang memakai tudung, tetapi pada masa yang sama memakai kain belah bawah atau berseluar ketat dan sebagainya. Pelbagai warna dan pelbagai fesyen tudung turut direka untuk wanita-wanita Islam kini.

Ada rekaan tudung yang dipakai dengan songkok di dalamnya, dihias pula dengan kerongsang (broach) yang menarik. Labuci warna-warni dijahit pula di atasnya. Dan berbagai-bagai gaya lagi yang dipaparkan dalam majalah dan suratkhabar fesyen untuk tudung. Rekaan itu kesemuanya bukan bertujuan untuk mengelakkan fitnah, sebaliknya menambahkan fitnah ke atas wanita.

Walhal sepatutnya pakaian bagi seorang wanita mukmin itu adalah bukan sahaja menutup auratnya, malah sekaligus menutup maruahnya sebagai seorang wanita. Iaitu pakaian dan tudung yang tidak menampakkan bentuk tubuh badan wanita, dan tidak berhias-hias yang mana akan menjadikan daya tarikan kepada lelaki bukan muhramnya. Sekaligus pakaian boleh melindungi wanita dari menjadi bahan gangguan lelaki yang tidak bertanggungjawab.

Bilamana wanita bertudung tetapi masih berhias-hias, maka terjadilah pakaian wanita Islam sekarang walaupun bertudung, tetapi semakin membesarkan riak dan bangga dalam diri. Sombong makin bertambah. Jalan mendabik dada. Terasa tudung kitalah yang paling cantik, up-to-date, sofistikated, bergaya, ada kelas dan sebagainya. Bertudung, tapi masih ingin bergaya.

Kesimpulannya, tudung yang kita pakai tidak membuahkan rasa kehambaan. Kita tidak merasakan diri ini hina, banyak berdosa dengan Tuhan mahupun dengan manusia. Kita tidak terasa bahawa menegakkan syariat dengan bertudung ini hanya satu amalan yang kecil yang mampu kita laksanakan. Kenapa hati mesti berbunga dan berbangga bila boleh memakai tudung?

Ada orang bertudung tetapi lalai atau tidak bersembahyang. Ada orang yang bertudung tapi masih lagi berkepit dan keluar dengan teman lelaki . Ada orang bertudung yang masih terlibat dengan pergaulan bebas. Ada orang bertudung yang masih menyentuh tangan-tangan lelaki yang bukan muhramnya. Dan bermacam-macam lagi maksiat yang dibuat oleh orang-orang bertudung termasuk kes-kes besar seperti zina, khalwat dan sebagainya.

Jadi, nilai tudung sudah dicemari oleh orang-orang yang sebegini. Orang Islam lain yang ingin ikut jejak orang-orang bertudung pun tersekat melihat sikap orang-orang yang mencemari hukum Islam. Mereka rasakan bertudung atau menutup aurat sama sahaja dengan tidak bertudung. Lebih baik tidak bertudung. Mereka rasa lebih bebas lagi.

Orang-orang bukan Islam pula tawar hati untuk masuk Islam kerana sikap umat Islam yang tidak menjaga kemuliaan hukum-hakam Islam. Walaupun bertudung, perangai mereka sama sahaja dengan orang-orang bukan Islam. mereka tidak nampak perbezaan agama Islam dengan agama mereka.

Lihatlah betapa besarnya peranan tudung untuk dakwah orang lain. Selama ini kita tidak sedar diri kitalah agen bagi Islam. Kita sebenarnya pendakwah Islam. Dakwah kita bukan seperti pendakwah lain tapi hanya melalui pakaian.

Kalau kita menutup aurat, tetapi tidak terus memperbaiki diri zahir dan batin dari masa ke semasa, kitalah punca gagalnya mesej Islam untuk disampaikan. Jangan lihat orang lain. Islam itu bermula dari diri kita sendiri.

Ini tidak bermakna kalau akhlak belum boleh jadi baik tidak boleh pakai tudung. Aurat, wajib ditutup tapi dalam masa yang sama, perbaikilah kesilapan diri dari masa ke semasa. Tudung di luar tudung di dalam (hati). Buang perangai suka mengumpat, berdengki, berbangga, ego, riak dan lain-lain penyakit hati.

Walau apapun, kewajipan bertudung tidak terlepas dari tanggungjawab setiap wanita Muslim. Samada baik atau tidak akhlak mereka, itu adalah antara mereka dengan Allah. Amat tidak wajar jika kita mengatakan si polanah itu walaupun bertudung, namun tetap berbuat kemungkaran. Berbuat kemungkaran adalah satu dosa, manakala tidak menutup aurat dengan menutup aurat adalah satu dosa lain.

Kalau sudah mula menutup aurat, elak-elaklah diri dari suka bertengkar. Hiasi diri dengan sifat tolak ansur. Sentiasa bermanis muka. Elakkan pergaulan bebas lelaki perempuan. Jangan lagi berjalan ke hulu ke hilir dengan teman lelaki. Serahkan pada Allah tentang jodoh. Memang Allah sudah tetapkan jodoh masing-masing. Yakinlah pada ketentuan qada' dan qadar dari Allah.

Apabila sudah menutup aurat, cuba kita tingkatkan amalan lain. Cuba jangan tinggal sembahyang lagi terutama dalam waktu bekerja. Cuba didik diri menjadi orang yang lemah-lembut. Buang sifat kasar dan sifat suka bercakap dengan suara meninggi. Buang sikap suka mengumpat, suka mengeji dan mengata hal orang lain. jaga tertib sebagai seorang wanita. Jaga diri dan maruah sebagai wanita Islam. Barulah nampak Islam itu indah dan cantik kerana indah dan cantiknya akhlak yang menghiasi peribadi wanita muslimah.

Barulah orang terpikat untuk mengamalkan Islam. Dengan ini, orang bukan Islam akan mula hormat dan mengakui "Islam is really beautiful." Semuanya bila individu Islam itu sudah cantik peribadinya. Oleh itu wahai wanita-wanita Islam sekalian, anda mesti mengorak langkah sekarang sebagai agen pengembang agama melalui pakaian.

Wednesday, December 3, 2008


JIHAD FI SABEELILLAH

Sunday, November 30, 2008



BERSABARLAH!!!!!!!

KEMENANGAN YANG BESAR PASTI DATANG!!!

Saturday, November 29, 2008

SURAT DARI AS-SYAHID IMAM SAMUDERA


Dari : Imam Samudrakepada : Kaum muslimin dan mujahidin.
Firman Allah :” Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila di katakan kepadamu, ” Berangkatlah untuk (berperang) pada jalan Allah “. kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu ? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat ? Padahal kenikmatan hidup di dunuia ini (di bandingkan dengan kehidupan ) di akherat hanya sedikit. ( QS at taubah : 38 )
Saudaraku para mujahidin yang di rahmati Allah.tetaplah teguh di atas jalan ini, jalan jihad fie sabilillah, janganlah antum terpancing, terpengaruh dan terperdaya sehingga antum mundur dari mengangkat senjata memerangi musuh-musuh Allah, musuh-musuh rasulullah SAW dan musuh-musuh orang-orang beriman.
Demi Allah wahai para mujahidin fie sabilillah, meski antum dalam tekanan , dalam kesusahan materi (dunia ), dalam kesempitan ruang gerak, tetapi sesungguhnya antum ketika masih berjihad adalah makhluk Allah yang paling tinggi derajatnya, antum sedang berada di puncak idaman, puncak kemuliaan sebagaimana sabda Rasulallah SAW ( hadist )
” Kepala ( pokok ) segala urusan adalah Islam,, tiangnya adalah sholat dan puncaknya adalah jihad fisabilillah, tidak akan memperolehnya kecuali orang-orang yang letaknya di antara mereka( muslim )”. (HR Tabrani )
Jadi, antum hari ini, adalah orang-orang yang afdhal ( utama / mulia ) dengan jihad fisabilillah yang antum lakukan.
Saudaraku para mujahidin fiesabilillah yang di muliakan Allah. Saya dengar saudari-saudari kita muslimah di Ambon dan sekitarnya kembali jadi sasaran kebiadaban kaum kafir laknatullah ‘alaih.Lantas, apakah antum masih tetap diam ?! Dengan alasan sikon tidak memungkinkan ? Sikon apa yang tidak memungkinkan ?
Mereka yang tidak mau beraksi ketika saudaranya, dien ( agama) nya di aniaya dan di hinakan, dengan alasan ;1. Tidak ada dana untuk berjihad,2. Tidak ada persenjataan untuk berjihad,3. Tidak ada personil untuk berjihad,4. dll
Maka semua itu adalah alasan konyol, bohong dan tidak masuk akal.
Bagaimana antum katakan tidak ada dana, sedangkan Allah Maha kaya, mintalah pada Allah, mengemislah pada Allah, berdoalah kepada Allah dengan sungguh-sungguh di sertai dengan amal usaha dan ikhtiar (bekerja semampunya ),Bagaimana pula di katakan tidak ada persenjataan, sedang bumi Allah ini luas, yang antum dapat lari ke segala arah untuk mendapatkannya,Bagaimana “dikatakan tidak ada personal ” yang mau di ajak berjihad, sedangkan jihad itu walau seorang diri dapat di laksanakan.
Rasulullah SAW bersabda :” Demi Allah, aku akan berperang seorang diri sampai leher ini terpisah dari badanku “( HR Bukhari ).
Dan bukankah Abu Bakar As Shidiq ra berkata :
” Seandainya tangan kananku menyelisihiku, maka aku akan berperang ( melawan murtadin ) dengan tangan kiriku ” (tafsir Ibnu ‘Athiayah 5/153 )
Imam Al- Qurthubi, dalam menafsirkan ayat;
” Dan berperanglah di jalan Allah, tidaklah kamu di bebani dengan kewajiban kamu sendiri. Kobarkanlah semangat para mukmin ( untuk berperang ) “. ( An Nisa :84 )
Berkata ; “ayat-ayat ini, seolah – olah berkata ;JANGANLAH KAMU TINGGALKAN JIHAD ( MEMERANGI ) MUSUH DAN MEMENANGKAN PERTEMPURAN TERHADAP MEREKA, DEMI MEMBELA KAUM MUKMIN YANG TERINDAS (….), WALAU KAMU BERJIHAD SEORANG DIRI … ” ( ta fsir Al Qurthubi, 2/256 )
Saudaraku mujahidin fiesabilillah , perhatikanlah dengan baik, bahwa kata-kata Abu Bakar As Shidiq ra ;” Seandainya tangan kanan menyelisihiku, maka aku akan berjihad dengan tangan kiriku “, menunjukkan bahwa saat itu terjadi, keengganan, kebingungan, perbedaan pendapat di kalangan kaum muslimin mengenai pelaksanaan jihad di waktu itu, namun dengan keteguhannya, Abu Bakar As shidiq ra tetap melangsungkan jihad.Dari keteguhan seorang diri itulah akhirnya jihad terus berlangsung dan kaum muslimin yang semula tidak berjihadpun kemudian jadi ikut berjihad.ا لله اكبر
Saudara mujahidin fiesabilillah…
Katakanlah kepada para lelaki yang lain ;” Apakah kita berjihad demi kemuliaan Islam dan muslimin, membela kaum muslimin – muslimat yang teraniaya, atau, kalau tidak mau berjihad, lebih baik operasi plastik ganti kelamin saja !, Bahkan kaum wanita pun sebenarnya kalau mampu berjihad, berjihadlah semampunya !’
” Dan mengapakah kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan( membela orang- orang yang lemah, baik laki-laki, wanita- wanita, maupun anak-anak yang semuanya berdoa ” Wahai Rabb kami, keluarkanlah kami dari negeri ini yang dzalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi engkau, dan berilah kami penolong dari sisi engkau.”( QS An- Nisa : 75 )
Saudaraku mujahidin fiesabilillah…
Jika antum tahu diam atau bergerak antum akan di bunuh, di aniaya, di perangi oleh kaum kafir, murtadin dan munafiqin, apa gerangan yang akan antum lakukan ?. Apakah berdiam diri, masa bodoh, pura – pura tidak tahu, sehingga kanan kiri antum di babat, di hinakan, di nistakan dan setelah mereka habis, maka tibalah giliran antum di sembelih dan di hinakan, lalu antum berteriak minta tolong, dan tidak ada seorang pun yang datang menolong antum, apa yang antum lakukan ?, diam ataukah melawan?.
Berjihad dari sekarang dan meneruskan jihad yang telah antum lakukan selama ini.Menanti ajal menjemput ataukah aktif bergerak, maju pantang mundur, terus berjuang di jalan Allah sehingga menjumpai Allah dalam keadaan mulia, mati sebagai syuhada.
” Berangkatlah kamu berperang dalam keadaan ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta – harta dan jiwa – jiwa kalian di jalan Allah, yang dengan itu lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui.” ( QS At Taubah : 41 )
Saudara mujahidin fie sabilillah…Sesungguhnya kehinaan yang menimpa kita ( umat Islam ) ini, adalah tidak lain, karena kita meninggalkan jihad fiesabilillah, dan cinta dunia !!
Dari Ibnu Umar ra, Rasulullah SAW bersabda ;
” ……………. Jika kalian berjual beli dengan ‘inah ( sejenis riba ), dan kalian mengambil ekor – ekor sapi dan cenderung ridha dengan bercocok tanam ( cinta dunia ), dan meninggalkan jihad, maka Allah akan meliputkankamu dengan kehinaan, Dia tidak akan melepaskan kehinaan itu ( dari kamu ) sampai kamu kembali kepada dien (agama ) kamu “.( Riwayat Abu Daid, dengan sanad hasan baik ).
Hadist di atas jelas membawa peringatan kepada kita bahwa cinta dunia dan meninggalkan jihad adalah penyebab kehinaan kita. Kehinaan itu tidak Allah cabut dari kita kecuali kita kembali kepada dien ( agama ) kita !.
Hadist di atas pula menjadi pelajaran bagi kita bahwa perbuatan meninggalkan jihad adalah sama saja dengan meninggalkan dien ( agama ). Karena itu Rasulallah SAW katakan ; SAMPAI KALIAN KEMBALI KEPADA DIEN ( AGAMA ) KALIAN.artinya sampai kalian kembali kepada jihad yang kalian tinggalkan. ( lihat : masyaari’ul asy- syaaq – karya seikh Ibnu Nahaas ).
Penegasan ini di katakan pula oleh Abu Bakar As- Shidiq ra ;
” tidaklah suatu kaum meninggalkan jihad fiesabilillah kecuali Allah menimpakan mereka dengan kehinaan “
lebih dari itu, Allah akan menimpakan azab bagi orang – orang yang meninggalkan jihad fiesabilillah !
” Jika kamu tidak berperang, Dia akan menyiksa kamu dengan siksaan yang pedih !” ( QS At- Taubah : 39 )
Karena itu wahai saudaraku para mujahidin fiesabilillah !, teruslah antum berjihad, membela saudara – saudara kita yang tertindas, menegakkan syariat islam. Jangan hiraukan, jangan gubris celaan dan hinaan orang – orang yang suka mencela dan menghina. Bebaskanlah umat dari kehinaan ini. Bangunkanlah orang – orang yang tidur.
Bersegeralah menuju keridhaan Allah dan Jannah ( surga ) Nya. Ingatlah bahwa diantara sifat – sifat orang beriman antara lain di gambarkan dengan firman Allah :
( Al maidah 54 )” Allah mencintai mereka dan mereka mencintai Allah, bersikap lemah lembut terhadap sesama mukmin dan bersikapkeras terhadap orang kafir. Mereka ( terus menerus ) berjihad di jalan Allah dan tidak takut celaan orang- orang yangsuka mencela” ( QS Al Maidah : 54 )
Dan terakhir, wahai saudaraku kaum muslimin dan mujahidin fie sabilillah, tatkala antum lemah semangat dalam berjihad fiesabilillah, maka ingatlah saudara – saudara antum yang telah syahid, sebagian lagi di penjara.Sesungguhnya orang-orang yang telah syahid itu ingin kembali ke dunia, ingin hidup lagi, ingin berperang lagi, lalu terbunuh syahid lagi !. Adapun orang – orang yang di penjara, yang mereka benar dalam keimanannya, mereka ingin segera bebas dari penjara dan melanjutkan jihad fiesabilillah, sehingga syahid
Maka sekarang ini antum berada di alam bebas, kaki dan tangan antum tidak terbelenggu dengan rantai apapun, tidak ada alasan untuk tidak berjihad !!
Maka jika kami di takdirkan terbunuh ( syahid ), di eksekusi oleh dzalimin dan murtadin, JANGAN SIA – SIAKAN DARAH KAMI
Hendaklah ada dari kaum muslimin yang membalas kedzaliman yang mereka timpakan kepada kami
” Ya Allah tolonglah kami atas musuh – musuhMu, musuh – musuh dien ( agama ) Islam ini. Amin.
Hamba Allah yang faqir kepadaNya
( Imam Samudra )Dzulhijjah 1428 H
sumber

semalam mujahidin india serang tempat yahudi kt india kena marah...orang yahudi hina tempat suci orang islam kt palestin xpe pulak..

Friday, November 28, 2008

TUTUP AURAT LAMBANG IMAN


Sesuatu yang baik dan suci mesti ditentukan mengikut neraca Allah swt dan rasulNya dan bukannya neraca masyarakat,drama filem,isteri ustaz boleh buat kita boleh buat,dan pemikiran kita semata-mata.

Firman Allah swt:
Hendaklah mereka melabuhkan tudung ke seluruh tubuh mereka,supaya mereka lebih mudah dikenali orang,kerana itu mereka tidak diganggu.{al ahzab,59}

Hadis Nabi saw:
Barangsiapa yang memakai pakaian yang menjolok mata(ketat,nipis dan singkat)maka Allah swt akan memberi pakaian kehinaan di akhirat nanti.

Asma binti Abu Bakar memakai pakaian nipis menampakkan susuk tubuhnya,baginda menunjukkan murkanya lalu bersabda:Wahai Asma sesungguhnya seorang wanita tidak boleh menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan serta mukanya saja.

Fesyen (cara) wanita moden mendedahkan auratnya:
· Tidak memakai tudung kepala,kalaupun pakai, tudung kepala itu singkat(tidak melepasi dada)
· Baju lengan pendek atau lengan panjang yang ketat,singkat dan nipis.
· Memakai kain atau seluar yang ketat dan nipis
· Wanita berkerjaya(doktor,jururawat, polis,tentera dan lain-lain)memakai tudung kepala tetapi dimasukkan ke dalam belahan leher baju.
· Tidak memakai sarung kaki,sedang anggota aurat yang lain ditutup sempurna dan banyak lagi aksi laku kesalahan wanita moden dalam menutup aurat masa kini.

Penentang dan kedegilan wanita moden menutup aurat akan dimasukkan dalam api neraka.

Pakaian yang menutup aurat bagi wanita ialah:
· Tudung kepala wajib melepasi dada dan tidak nipis
· Baju longgar,tidak nipis dan ketat labuh ke lutut dan mesti berlengan panjang hingga ke pergelangan tangan.
· Kain atau seluar yang longgar tidak nipis dan ketat(panjangnya mesti mencapai buku lali)
· Mesti memakai sarung kaki yang tidak nipis.

Wanita moden hanya boleh boleh mendedahkan bulatan muka dan kedua tapak tangan sahaja.[rujuk tafsir Pimpinan Ar-Rahman cetakan rumi,m.s 899 nota 1119]

Golongan lelaki seperti suami,bapa, pemimpin yang membiarkan yang membiarkan para wanita,isteri dan anak perempuan mendedahkan aurat dan tidak menutup aurat dengan betul dianggap dayus.Nabi bertegas dalam hal ini,seperti ketegasan hadis nabi bahawa mereka juga akan dimasukkan ke dalam api neraka.

Akhirnya ,kita semua pasti mati ,azab kubur itu benar,neraka itu benar,syurga itu benar.Buatlah pilihan yang menguntungkan.Janganlah kerana ikutkan nafsu,darjat kita untung di dunia rugi di akhirat.

Sebarang pandangan,teguran,kritikan atau barminat bersama bolehlah melayari:

Email:www.mari_jihad@yahoo.com
Blog:marijihad.blogspot.com

TANGGUNGJAWAB LAKSANA AMAR MAKRUF NAHI MUNGKAR


Firman Allah:
Perintah orang lain supaya berbuat baik dan laranglah ia dari berbuat jahat,serta bersabarlah terhadap cubaan menimpamu.{surah luqman,17}

Allah swt dengan tegas mengarahkan setiap orang islam supaya menjalankan tugas amar makruf nahi mungkar dengan penuh keinsafan dan keimanan.

Apabila baginda saw berdakwah baginda dimarah,dicaci,dihina,diugut,dipukul serta disindir oleh orang kafir.Sebaliknya di zaman moden ini orang islam sendiri yang melakukannya.

Kita renung sejenak keadaan umat islam hari ini,yang semakin parah akhlaknya dimana pergaulan bebas bukan muhrim,budaya gay,pondan,tomboy,adegan ghairah di sekolah,seks bebas,beli nombor ekor dan judi,minum arak,beribu-ribu video seks melayu di telefon bimbit,ibu bapa mengizinkan anak keluar dengan teman lelaki atau tuning,wanita islam tidak bertudung,berpakaian ketat dan bermacam lagi aksi laku orang islam sekarang ini.

Umat islam perlu bangun memikul tanggung jawab yang diamanahkan oleh Allah swt kepada kita:
Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia,menyuruh kepada makruf dan mencegah yang mungkar.{surah ali imran,110}

Islam menunjukkan tiga cara berdakwah yang perlu sekali dihayati,iaitu menyampaikan dakwah dengan hikmah,seterusnya memberi nasihat yang baik dan apabila berbincang dengan cara terhormat,baik terhadap orang islam mahupun bukan islam.

Sesungguhnya masyarakat islam yang tidak menjalankan tugas ini sebagai satu kewajipan,maka akan dilaknat oleh Allah.Kisah kaum yang dilaknati Allah swt banyak diceritakan didalam Al-Quran.

Mengikut Imam Ghazali,apabila masyarakat sunyi daripada amar makruf nahi mungkar akan terkeluar daripada kelompok orang mukmin.Mengulas ayat 71,surah at- taubah,beliau berkata,APAKAH ANDA BELUM MEMAHAMI AYAT INI??Ayat ini menceritakan siapa saja yang tidak mahu menjalankan amar makruf nahi mungkar bererti ia telah terkeluar daripada orang beriman.

Rasullullah saw prnah menegaskan:
“suatu kaum yang melakukan maksiat padahal mereka mampu bertindak,maka Allah swt pasti akan menurunkan seksaNya kepada mereka.”

Sebarang pandangan ,teguran,kritikan atau ingin bersama kami boleh melayari:

Email:www.mari_jihad@yahoo.com
Blog:marijihad .blogspot.com

contoh pemakaian tudung yang betul untuk para muslimat


Thursday, November 27, 2008

BERPAKAIAN TETAPI TIDAK MENUTUP AURAT



Memakai tudung kepala adalah arahan langsung daripada Allah s.w.t bukannya cadangan Nabi Muhammad s.aw
Firman Allah bermaksud:
“Hendaklah mereka malabuhkan tudung ke seluruh tubuh mereka,supaya mereka lebih mudah dikenali orang,kerana itu mereka tidak diganggu.”(al-Ahzab:59)

Kalau dilihat sepintas lalu penampilan wanita moden mendedahkan aurat tanpa segan silu malah berbangga serta marah apabila ditegur.
Fesyen (cara) wanita mendedahkan aurat ialah:
· Tidak memakai tudung kepala,kalau pun pakai tudung kepala itu singkat(tidak melepasi dada)dan nipis.
· Baju (lengan pendek atau lengan panjang)yang ketat,singkat dan nipis.
· Memakai kain atau seluar yang ketat dan nipis.
· Wanita berkarier(doktor,jururawat,
polis,tentera dll)memakai tudung tetapi dimasukkan ke dalam belahan leher baju.
· Tidak memakai stokin sedangkan anggota aurat yang lain ditutup sempurna dan banyak lagi kesalahan wanita dalam menutup aurat masa kini.

Hadis Nabi s.a.w:
Asma binti Abu Bakar memakai pakaian yang nipis menampakkan susuk tubuhnya,lalu baginda menunjukkan murkanya lalu bersabda:Wahai asma’sesungguhnya seorang wanita tidak boleh mezahirkan anggota badan kecuali
pergelangan tangan dan mukanya saja.




Wanita yang bertelanjang dan memakai pakaian yang menggoda,ketat yang menipu menutup aurat,diatas kepala dihias,rambutnya laksana goh-goh unta,mereka tidak akan mencium bau syurga.

Penentang dan kedegilan wanita akan dimasukkan “ke dalam neraka dimana digantung rambut mereka sendiri,menyebabkan otak mereka mendidih dan darah berbau busuk dan hanyir,itulah wanita semasa hidupnya didunia dahulu enggan menutup aurat dihadapan lelaki ajnabi atau anita-wanita kafir.”[peristiwa israk dan mikraj dijelaskan Imam Ibnu Haitham,kitab az-zawajir ms:41]
Pakaian yang menutup aurat bagi wanita ialah:
· Tudung kepala wajib melepasi dada dan tidak nipis.
· Baju(longgar,tidak nipis dan ketat)labuh ke lutut dan wajib berlengan panjang hingga ke pergelangan tangan.
· Kain atau seluar panjang longgar tidak nipis dan ketat(panjang kain atau seluar mesti mencapai buku lali.)
· Mesti memakai stoking yang tidak nipis
Wanita islam hanya boleh mendedahkan bulatan muka dan kedua tapak tangan sahaja.[rujuk tafsir Al-Quran pimpinan Ar-Rahman cetakan rumi.Ms:899 nota no 199]
Golongan lelaki seperti suami,bapa,pemimpin yang membiarkan isteri dan anak-anak perempuan mendedahkan aurat atau tidak menutup aurat dengan betul dianggap dayus.Nabi bertegas dalam hal ini seperti dalam sabdanya mereka juga akan dimasukkan kedalam neraka.Sekiranya kita merasakan kulit kita,kulit isteri dan anak-anak kita kebal dalam menghadapi api neraka.Maka silalah buka aurat anda.Jika tidak BERTAUBATLAH…

JAHILIAH ZAMAN MODEN KIAN MENJADI-JADI




Menurut seorang motivator islam Syeikh Muhammad Qutb dalam bukunya “Jahiliah Kurun Ke-20”ada menegaskan,bahawa masyarakat jahiliah adalah mereka yang tidak memiliki akhlak mulia,sopan santun,yang menyembah dunia dan negara dan segala bentuk kebendaan,yang lebih tepat lagi tidak berkiblatkan akidah kepada Allah s.w.t.

Khalifah agung,Umar bin Al-khattab pernah berkata:Sesungguhnya kemuliaan, keagungan,kekuatan islam akan terhakis satu demi satu jika masih terdapat dikalangan orang islam yang tidak mengenal erti jahiliah.Kesannya,terdapat dikalangan manusia muslim yang tidak lagi terikat dengan hukum-hukum islam.

Sebagai contoh,wanita islam yang bersolek,berwangian berlebihan,tidak menutup aurat,tidak memakai tudung kepala,berpakaian ketat dan mungkin juga nipis dan singkat.Lelaki dan wanita islam yang aktif bersukan,pakaian langsung tidak menitikkan soal aurat,kesemua itu adalah sebahagian daripada amalan jahiliah moden.

Ia termasuk juga dalam urusan negara,apabila undang-undang atau hukum-hukum islam yang termaktub dalam Al-Quran tidak menjadi sandaran dan rujukan untuk dilaksanakan.Para pemimpin kini lebih mengutamakan undang-undang ciptaan manusia.

Apabila muda-mudi islam berdua-duaan dan bergaul secara bebas,merompak,mencuri,terlibat dalam minuman keras,mat dan minah rempit,budaya lepak samada diwarung atau di mana-mana sahaja tidak kira muda atau tua.Kesemuanya itu menggambarkan pelakunya tidak memahami dan mengetahui halatuju hidup sebagai orang islam.

Malah lebih teruk lagi membunuh,merogol,anak menetak kepala ibunya hingga mati ,si ayah merogol anak gadisnya,pelakuan memberi dan menerima rasuah dan permainan judi,anak-anak luar nikah dibuang dan macam-macam kes lagi.





Tidakkah semua pelakuan itu dianggap amalan jahiliah moden yang lebih parah daripada jahiliah di zaman Rasulullah s.a.w.
Hadis Nabi s.a.w:Umatku ini adalah umat yang disayangi Allah,sepatutnya ia tidak ditimpa azab pada hari kiamat,tetapi didunia lagi mereka ditimpa dengan empat perkara:Berlakunya fitnah-fitnah yang banyak,gempa-gempa bumi,kematian dan pembunuhan berlaku dimana mana dan bala-bala daripada Allah s.w.t[H.R Said al-Khudri]

Jelas semua yang diterangkan oleh Nabi s.a.w dulu,sudah menjadi kenyataan,ia berlaku dihadapan mata kita.Kesimpulannya umat hari ini melakukan apa yang dilarang oleh Allah dan meninggalkan apa yang disuruh oleh Allah.

Maka layaklah umat islam menerima pelbagai fitnah seperti orang islam (lelaki dan wanita)tidak menutup aurat dan menunaikan solat,ditimpa bermacam bentuk bala dari Allah.

Tujuan semua itu ditimpakan atas mereka ,agar manusia seluruhnya kembali kepada mengamalkan Al-Quran dan sunnah Rasulullah yang sudah ditinggalkan sejak sekian lama.Dengan itu,manusia dapat meletakkan keyakinan yang tinggi untuk menjadi hamba Allah dan hanya beribadat kepadanya semata-mata.

u nak tgok gmbq besaq.... u tekan ja kat pic tue.....

Doa Dari Hadis Sohih : Khusus Elak

Di Rogol & Cabul

رَسُولَ اللَّهِ يقول من قال بِسْمِ اللَّهِ الذي لَا يَضُرُّ مع اسْمِهِ شَيْءٌ في الأرض ولا في السَّمَاءِ وهو السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ لم تُصِبْهُ فَجْأَةُ بَلَاءٍ حتى يُصْبِحَ وَمَنْ قَالَهَا حين يُصْبِحُ ثَلَاثُ مَرَّاتٍ لم تُصِبْهُ فَجْأَةُ بَلَاءٍ حتى يُمْسِيَ

DALAM sebutan rumi : BISMILLAH ALLAZI LA YADURRU MA'ASMIHI SYAIUN FIL ARDI WA LA FIS SAMAIE , WAHUWAS SAMI'UL 'ALIM

Ertinya : Rasulullah s.a.w didengari berkata sesiapa yang berdoa : "Dengan nama Allah yang tiada dimudaratkan sesuatu apapun dengan namaNya samada di bumi dan di langit, dan Dialah maha mendengar dan maha mengetahui" sebanyak 3 kali, maka ia tidak ditimpa kesusahan bala dan musibah sehinggalah subuh esoknya, dan barangsiapa membacanya ketika subuh 3 kali, ia tidak ditimpa kesusahan bala dan musibah sehingga petangnya" ( Riwayat Abu Daud, 4/323 ; At-Tirmidizi, 5/465 dan Ahmad ; Tirmizi : Hasan - Teks doa berwarna Merah Syeikh Syuaib ; Hasan)

ARTIS DAN LAWAK HUKUM



Lebih teruk lagi terdapat artis Malaysia yang sanggup menggunakan lafaz-lafaz Islam seperti ‘MashaAllah' dan ‘InshaAllah' serta ‘Allahu Akbar' dalam lakonan lawak mereka sambil sengaja disebut dalam bentuk yang melucukan. Ini amat jelas memperlawakkan lafaz mulia Islam, ia amat kerap dilakukan oleh satu kumpulan pelawak Malaysia yang terkenal. Moga mereka diberikan hidayah oleh Allah SWT.


Demikian juga dengan ucapan alhamdulillah bagi seorang artis yang berpakaian separuh bogel dikhalayak umum apabila berjaya meraih sesuatu anugerah di media. Atas nama seni dirasakan tindakannya halal. Pada hakikatnya jika lakonannya itu penuh dengan adegan ‘peluk sana sini' dan ‘dedah sana sini', maka di ketika itu ia bukanlah lagi sebuah seni mulia yang diiktiraf Islam. Ia adalah seni ‘fasad' yang berdosa dan tidak layak diraikan dengan ungkapan mulia Islam.


Ketika itu, kemenangan mereka di atas pentas dan melafazkan ucapan sedemikian adalah satu bentuk mempermainkan hukum dan lafaz Islam di tempat yang tidak sewajarnya. Seolah-olah seorang yang ingin merompak membaca 'Bismilah' ketika memulakan rompakannya dan mengucapkan ‘Alhamdulillah' apabila berjaya terlepas dari kejaran polis, atau menyebut ‘Alhamdulillah' di dalam tandas, atau seperti seorang peminum arak mengucapkan "alhamdulillah" apabila menyelesaikan minumannya.


Menurut kaedahnya, semua ini menambahkan lagi dosa si pelaku terbabit disebabkan wujud unsur penghinaan samada secara langsung atau tidak langsung kepada hukum serta lafaz mulia Islam. Walaupun mereka tidak langsung berniat untuk menghina lafaz mulia itu.


Apabila ia adalah sebuah hukum atau ucapan zikrullah, maka adalah tidak harus sama sekali sesiapa juga mempermainkan atau menyebutnya di tempat yang tidak sewajarnya. Nabi SAW bersabda :-


ان العبد ليتكلم بالكلمة ما يتبين فيها يزلّ بها إلى النار أبعد مما بين المشرق والمغرب


Ertinya : " Sesungguhnya seorang hamba yang bercakap sesuatu kalimah atau ayat tanpa mengetahui implikasi dan hukum percakapannya, maka kalimah itu boleh mencampakkannya di dalam Neraka sejauh antara timur dan barat" ( Riwayat Al-Bukhari dengan Fathul Bari, Bab Hifdz Lisan, 11/376 , no 6477)


Imam Ibn Hajar Al-Asqolani menegaskan bahawa erti hadith ini adalah seorang yang bercakap tanpa jelas maksud ayatnya sehingga menjadikan ia boleh membawa maksud yang pelbagai sehingga sebahagiannya boleh mencarikkan sesuatu hukum. (Fath Al-Bari, 11/376)

Sunday, November 23, 2008